Catatan
tulisan ini sudah lama sebenarnya kisah perjalanannya, karena sudah
hampir 2 bulan dari lokasi. Menjalankan tugas untuk berbagai pengalaman
merupakan hal yang sangat saya senangi sejak mulai bergelut di
organisasi kemasyarakat.
Bertugas ke Desa Sarimukti Pasir Wangi Garut, merupakan amanah dari Piranti Works, http://magno.design-com
tempat aku bekerja, belajar dan menimba berbagai pengalaman. Kampung
halaman jogyakarta yang meminta untuk berbagai dengan komunitas
Sarimukti. o ya Kampung halaman http://www.kampunghalaman.org yang mengantarkan aku sampai kesana.
Kawasan pertanian Sarimukti, sangat subur, masyarakat disana bertanam
kentang dan jenis sayuran yang dikembangkan kobis, dan cabai. Tanaman
konservasi ditanam disana adalah eucalyptus, masyarakat disana
menanamnya bibitnya cari dihutan. Dan mereka menanamnya dilahan milik
sendiri, untuk apa nantinya juga belum tahu, paling untuk kayu
pertukangan kata salah satu pengurus sekolah remaja Sarimukti.
Anak-anak Sekolah Remaja Sarimukti pengembira, mempunyai semangat
tinggi untuk sekolah. Beberapa anak Sekolah Remaja Sarimukti ketika
ditanya hanya segelintir orang yang ingin jadi petani, tapi ketika
diskusi banyak tentang masalah pertanian dan peluangnya kedepan, ya
tambah beberapa orang yang ingin menjadi petani.
Yang unik disekolah ini adalah anak-anak sekolah selalu berfikir
bagaimana untuk bisa memandirikan sekolahnya. Sebuah tawaran yang
didiskusikan mengelola bahan pertanian yang dibutuhkan masyarakat
sekitar desa tersebut. Diskusi ini sengaja aku lemparkan, seandainya
bapak-bapak anak didik Sekolah Remaja Sarimukti, bisa membeli bibit
tanaman sayuran di sekolah tersebut maka sudah pasti sekolah akan bisa
mandiri dan berjalan dengan baik. Tinggal kapan mau mulainya.
Diskusi berjalan juga diluar kelas, pada kebun praktek pertanian.
Walau hanya beberapa bedeng namun anak mencoba menanam jenis sayur
macam-macam. Mereka melakukan pengamatan, apa yang ditemukan dilapangan
mulai dari awal pembersihan lahan hingga mau panen.
Luar biasa sekolah remaja ini, ayo jangan pernah menyerah untuk bisa
mandiri. Dan jangan pernah menyerah bahwa petani itu juga bisa
sejahtera, tergantung bagaimana mengelola lahan yang sempit tapi
hasilnya bisa luar bisa. Selamat bekerja dan mewujudkan mimpi untuk
mandiri sekolah remaja Sarimukti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar